Menyeduh kopi khususnya kopi tubruk mungkin sudah menjadi hal biasa bagi setiap orang. Namun, ada sesuatu yang mungkin tidak diketahui banyak orang. Hal tersebut adalah suhu air untuk menyeduh kopi.
Ternyata suhu air panas yang digunakan untuk menyeduh ini memiliki pengaruh terhadap cita rasa kopi tubruk yang nantinya dihasilkan. Sebab, masing-masing biji kopi juga memiliki ketahanan yang berbeda terhadap suhu air.
Misalnya pada kopi tubruk jenis robusta dan arabica. Kopi robusta bisa diseduh dengan air bersuhu tinggi kurang lebih yaitu 95°C. Sedangkan pada kopi arabica, suhu yang disarankan adalah 90 hingga 93°C.
“Robusta kan tahan suhu tinggi, bisa pakai 95 (derajat celsius), tapi kalau arabika agak rentan, dianjurkan untuk seduh panas dengan kisaran 90-93 (derajat celsius),” ujar Co-Founder Rumah Kopi Ranin, Uji Sapitu dilansir dari Kompas.com (3/12/2018).
Salah satu cara untuk memperkirakan suhu air tanpa menggunakan alat yaitu dengan mendiamkan air mendidih selama beberapa menit. Kemudian tuangkan sedikit dari air panas tersebut ke gelas kopi.
Setelah itu diamkan selama setengah menit. Selanjutnya tuangkan kembali air tadi ke dalam gelas kopi hingga penuh.
“Jadi seduh setengah, dia akan mengembang, lalu seduh air panas lagi setelah setengah menit,” jelas Uji.
Selain itu, perbandingan kopi dan air juga menentukan rasa. Menurut Uji, orang Indonesia cenderung lebih suka dengan body atau ketebalan kopi yang agak tinggi.
Ia juga menyarankan untuk kopi arabika sebaiknya ditakar 12-13 gram untuk 150 ml air. Kemudian untuk arabika menurutnya yang pas adalah 10 gram untuk 150 ml air.
Untuk menjaga cita rasa kopi, sebaiknya setalah bungkus kemasan kopi dibuka langsung disimpan di toples kaca kedap udara.
“Jika udara masuk akan pengaruh. Itu (kopi) kan ada minyaknya, kalau terkena oksigen nanti dia tengik dan rasanya menjadi tidak keruan,” pungkasnya.
Post Top Ad
Thursday, December 27, 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)